Thursday, 27 March 2014 0 comments

Aku

Siapa aku
Kenapa hidupku begini
Bukan karna tak mensyukuri
Ada hal lain yang kosong dalam relung jiwa ini
Entahlah, tak mampu ku ungkapkan
Hidupku begitu sibuk
Di sini aku baik saja, lingkungannya menyenangkan
Ku pikir…bukan karna jiwaku yg kosong
Namun semangatku tak berapi
Aku haus ilmu
Aku haus pengembangan diri
Selama ini begitu datar
Tampaknya aku butuh tantangan lain
Tapi ini zona nyaman. Sangat nyaman
Bila aku keluar dari zona ini, bagaimana kebutuhan hidupku
Bila tetap di zona ini, hasrat hidupku perlahan kecil
Kuputuskan bersiap keluar dari zona ini
Ku harus kembalikan semua ilmu yang berserakan
Ku kumpulkan segenap keberanian
Bismillah…
Saturday, 8 March 2014 0 comments

Doa untuk Kedua Orang Tuaku



Ya Allah
Ampunilah mereka
Mereka yang mencintaiku dan aku mencintai mereka
Tempatkan lah mereka di surga Firdaus-Mu
Lapangkanlah kuburan mereka

Sunggung, merekatak pernah berbuat dzalim
Hanya perilakuku yang tak berbakti
Hingga mereka berbuat aniaya dan dzalim

Inginku mempersembahkan  kepada mereka mahkota di firdaus-Mu
Dengan menjadi hafidzah
Sehingga mereka tak perlu merasakan pahitnya siksaan dan pedihnya hari pembalasan

Ya Allah
Bantu lah hamba dan kabulkan lah
Aamiin
Tuesday, 25 February 2014 0 comments

Dan Malaikat Pun Rukuk-Ekky Al Malaky, M. Yulius, Agustrianto-Bandung: 2000

       Inilah kumpulan cerpen karya-karya dari 3 penulis dengan ciri khas tiap penulis yang berbeda namun dengan nuansa yang utuh yaitu tentang perjuangan mempertahankan identitas diri sebagai umat Islam. Berikut pengarang beserta judul cerpen karya mereka dalam buku 'Dan Malaikat Pun Bersujud"
         Ekky Al Malaky, bila disimak karya cerpennya menggambarkan kondisi kekinian perjuangan muslim di tempat minoritas, negara eropa dan sekitarnya. Sudut pandang lain bagaimana beratnya menjadi kaum minoritas dan menjadi korban tuduhan teroris hingga menyembunyikan jati diri ke-Islaman-nya. Berikut cerpen karyanya yang tersaji: Enam Puluh Jam di Oklahoma, London di Pertengahan Juli, Hakikat Bukit Tengkorak, Namanya Melisa, Petang itu Kobe Runtuh.
         M. Yulius, karyanya di dalam buku ini bisa dibilang mengambil latar bernuansa nusantara dengan segala hiruk pikuk kehidupan sehari-hari. Bisa kita lihat tak kalah berat perjuangan menjaga identitas itu bahkan lantaran kemiskinan agama pun dapat digadaikan. Dari judul cerpennya berikut menggambarkan cita rasa nusantara masih enak untuk diselami seperti: Condet, Tato Ayah, Keluarga Kuli, Seorang Pelarian.
     Agustrianto, dalam cerpen karyanya memuat akan kekayaan sejarah dan kejayaan Islam di Eropa, membawa kita berkeliling sembari menghayati perjuangan umat Islam di Eropa khususnya.Berikut karyanya di dalam kumpulan cerpen ini yaitu: Dan Malaikat Pun Rukuk, Kastil Castilya, Langit Berprajuri.
Friday, 14 February 2014 0 comments

Persembahan Cinta


Cinta adalah pengorbanan. Pengorbanan adalah bukti bahwa kita takut kehilangan dan menjaga cinta itu sendiri.
Cinta adalah ujian.Ujian untuk mengukur seberapa besar cinta kita dan seberapa penting untuk dipertahankan.
Kader, simpatisan, kemudian menjadi mantan kader dan mantan simpatisan. Itu bukanlah aib atau polemik. Itu adalah kenyataan , sangat nyata dan  penyebabnya ialah unsur yang memenuhi ruang hati bernama ‘rasa kecewa’.
Rasa kecewa itu muncul pasti karena ada cinta yang hadir memenuhi hatinya, serta adanya perhatian yang ia berikan.
Mereka yang berstatus mantan tidak untuk dijauhi atau dihujat.
Mereka yang berstatus mantan perlu untuk ditentramkan hatinya. Karena belum mampu menahan besarnya ujian cinta.
Mereka yang berstatus mantan perlu dirangkul untuk bersama-sama menjalankan ujian itu dan kemudian menikmati cinta yang lebih besar serta hadiah yang lebih indah dari-Nya.
Friday, 10 January 2014 0 comments

Pendidikan Dan Investasi




Pendidikan hal penting dalam kehidupan  manusia agar dapat menjalankan hidup dengan baik. Baik dari segi pendapatan maupun dalam berinteraksi sosial. Oleh karena itu dengan tingkat kesadaran tinggi tersebut bahwa pendidikan merupakan ivestasi paling mutlak baik dalam menaikkan derajat serta status sosial di masyarakat. Disamping itu dengan kesadaran tinggi, pendidikan tak hanya semata ilmu teoritis sebagai pembentuk dan pengembangan dari sisi pemikiran dan logika, namun juga pendidikan berkenaan pengembangan skill dan kepribadian (akhlak) sebagai investasi agar sang anak dapat menerima dan diterima oleh dunia dan masyarakat.
                Para orang tua sadar betul bahwa anak adalah harta yang berharga dan cara paling baik dalam mewarisi sesuatu terhadap anak yang utama ialah agama dan ilmu. Karena mewarisi harta saja tidaklah cukp bijak bagi sang anak, salah-salah sang anak tersiksa (terdzolimi) dengan orang tua yang hanya menwarisi harta saja. Maksud tersiksa dalam hal ini ialah, dengan hanya mewarisi harta, sang anak tak bijak dalam mengelolanya sehingga dapat merugikan keluarga dan orang lain. Kan dengan banyak harta akan bisa mencari ilmu? Pada banyak peristiwa seseorang yang hanya diwariskan harta cenderung tak telah hilang hasrat untuk mencari ilmu, berbeda jika yang diwariskan harta lalu mencari ilmu dengan hartanya itu, hal itu dapat dipastikan sang orang tua telah lebih dahulu mewariskan ilmu kepada anaknya sehingga dapat bijak menggunakan hartanya. Sedang ketika orang tua mewarisi skill dan ilmu walau dalam keadaan ekonomi yang cukup, sang anak dapat memanfaatkan skill dan ilmunya untuk mencari harta.
Tuesday, 7 January 2014 0 comments

Pendidikan Cara Merubah Peradaban




Karena pengetahuan dan pengalaman adalah perolehan hidup yang membuat kita tampak matang. Dan kematangan itulah pesonanya. Sebab, setiap kali pengetahuan kita bertambah, kata Malik bin Nabi, wajah kita akan tampak lebih baik dan bercahaya.



                Saya hanya seorang yang baru memasuki dunia pendidikan sekitar hampir 2 bulan, namun saya dibuat takjub dengan orang-orang di lingkungan ini. Tak pernah terdengar kata-kata pesimis dengan anak didik yang ada, selalu pujian dan rasa takjub yang terus mengalir dari mulut sang guru terhadap anak didik mereka.
Mau model dan desain (metode) apapun sekolahnya, saya yakin itu adalah alternative yang ditawarkan untuk memaksimalkan kualitas para generasi bangsa yang kan bermekaran dan mengharumkan bangsa ini. Memang, metode pengajaran harusnya selalu berkembang tujuannya ialah untuk memberikan performa yang baik untuk menghasilkan generasi impian itu. Namun menurut saya yang terpenting ialah insan pendidik (pengajar/guru) adalah hal paling utama, saya yakin dengan pendidik yang memiliki jiwa yang kuat, niat yang lurus, serta kreatifitas akan memaksimalkan segala sarana dan prasarana sehingga melahirkan para generasi tangguh dan berkarkter bukanlah hal yang terlalu sulit untuk ditempuh. Kita bisa berkaca dari lahirnya novel LASKAR PELANG danNEGERI 5 MENARA, dapat disimpulkan bahwa karya-karya berikut lahir karena cinta dan bangganya mereka terhadap masa sekolah, karena di dalamnya ada sosok pendidik sederhana nan bersahaja yang memberikan mereka tak sekedar ilmu teoritis, namun juga membangun karakter anak didiknya untuk siap menghadapi dunia. sebenarnya yang menjadi dominan dan lahirnya novel ini ialah sang pendidik yaitu pada novel laskar pelangi dengan Bu Muslimah, sedang pada novel negeri 5 menara dengan  Kiai Rais.
Dengan demikian, harusnya pendidikan dengan biaya yang berkualitas dapat memaksimalkannya dan siap membentuk para generasi tangguh dan berkarakter itu. mari kita simak salah satu hasil riset mengenai pengaruh pendidikan dalam buku 'Serial Cinta' tulisan Anis Matta berikut.

           Malik bin Nabi bertutur: “setiap kali pengetahuan dan kemampuan membaca mereka bertambah, kami selalu memotret wajah mereka. Kemudian kami menemukan  fakta bahwa wajah mereka berubah menjadi lebih indah dari waktu ke waktu. Pengetahuan membuat mereka tampak lebih indah.“
Itu merupakan hasil dari sebuah riset kecil di Prancis. Malik bin Nabi, pemikir muslim terkenal asal Aljazair, mengajar buruh-buruh kasar dan buta huruf itu membaca. Dari situ ia menemukan bagaimana pengetahuan dan keindahan memiliki kolerasi positif. Menjadi indah adalah efek pengetahuan. Pengetahuan membuka ruang kemungkinan lebih luas dan menambah kemahiran. Itu membuat manusia merasa lebih berdaya. Keberdayaan meningkatkan harapan dan kepercayaan diri. Dan itu yang mewariskan kegembiraan jiwa. Yang terakhir inilah yang membuat senyum merekah lebih renyah. Karena harapan mereka permanen. Karena kepercayaan diri mereka beralasan.
        Ini salah satu penjelasan mengapa orang-orang yang berasal dari peradaban yang maju secara umum lebih menarik ketimbang mereka yang berasal dari peradaban yang tidak maju. Ada fenomena lain lagi. Misalnya, perempuan atau lekai-laki kota berpendidikan secara umum lebih menarik daripada perempuan atua laki-laki desa yang mungkin secara alami berparas lebih tampan atau cantik tapi tidak berpendidikan. Kota punya sentuhan sendiri. Pendidikan punya sentuhannya sendiri.
 

 
;