Mata ini adalah mata pendosa
Lisan ini adalah lisan pendosa
Tubuh dan seluruh anggota tubuh ini adalah pendosa
Begitu banyak dosa yang dilakukan
Tak ada satu pun bagian tubuh ini yang luput dari hukuman atas dosa-dosanya
Tak mampu untuk dibayangkan
Bilakah ketika anggota tubuh ini melakukan dosa seketika langsung mendapatkan hukumannya atau lumpuh seketika
Allah...
Begitu besar kasih sayangmu terhadap hambamu pendosa ini
Sering kali aku melupakanmu
Beribu ampunan dan kesempatan yang kau berikan
Namun tetap saja aku berbuat dosa
Begitu luas rezeki dan nikmat yang kau berikan
Begitu sempit dan sedikit hati ini kupenuhi rasa syukur
Allah...
Berikan petunjuk dan bimbiunglah hambamu ini
ke jalanmu yang lurus
ku ingin menjadi orang yang yang beriman
Aamiin
Sunday, 14 December 2014
pendidikan,
sinopsis
0
comments
Pendidikan Anak Ala Jepang- Saleha Juliandi dan Juniar Putri-Pena Nusantara-2014
Kolaborasi dua penulis yang memiliki pengalaman menyekolahkan
anak-anak mereka di Jepang dalam beberapa waktu yang menjadikan latar belakang
buku ini ditulis. Boleh dikatakan sebagai rasa kagum dengan konsep pendidikan
anak-anak di Jepang. Maka dengan penuh keyakinan pada cover buku tersebut ada
hal yang menarik ditawarkan para penulis dan rayuan mengajak dengan menggunakan
“bisa langsung ditiru dan diterapkan”. Maka tidak salah jika saya menafsirkan ada
tujuan mulia sekaligus harapan dari para penulis agar sekolah Indonesia bisa
lebih baik dan banyak belajar dari konsep lembaga pendidikan di Jepang.
Maka dengan ini saya perkenalakan buku ini berisi 2 bab yaitu:
- Selayang pandang tentang pendidikan formal anak di Jepang: TK, Tempat penitipan anak (TPA), SD, dan pendiidkan anak berkebutuhan khusus.
- Yang unik dan menarik dari TK, TPA, dan SD di Jepang
Saya berusah menyimpulkan isi buku ini bukan sekedar untaian kata
kagum pada sistem pendidikan di Jepang terutama pada lebata tersebut di atas.
Jika ditelisik lebih dalam ialah mungkin menurut kita pelajaran sepele yang
bahkan kurang mendapatkan perhatian dalam sekolah formal kita seperti. Semua
fakta sistem pendidikan di Jepang inimembuat saya kagum dan mencuri perhatian
saya, berikut beberapa fakta unik sistem pendidikan di Jepang antara lain:
- Setiap sekolah harus memastikan setiap aktivitas pendidikan mereka mengandung nilai moral. Baik dalam pelajaran, aktivitas husus, maupun pelajaran terintegrasi. Maka sapaan hangat dan keakraban sangat terbangun di sekolah bukan hanya antar anak, namun anak-guru, guru-ortu, serta ortu-anak-anak. Hingga buku penghubung, surat menyerat menjadi bagian sarana komunikasi. Bulliying menjadi perhatian serius untuk segera mendapatkan penyelesaian yang cepat dan tepat.
- Demi keamanan dan keselamatan anak ada rute khusus yang dilalui setiap siswa pulang sekolah, bahkan sekolah ditentukan oleh pemerintah berdasarkan rayon atau daerah terdekat dengan rumah tujuannya untuk kemanan, dan dengansegala system yang menunjang keaman siswa untuk dapat tetap mandiri ke sekolah dengan rasa aman dan nyaman. Adapun di tiap tas sekolah siswa SD terdapat alaram gratis dari sekolah, jika anak merasa terancam mereka dapat menekan tombol peringatan yang langsung terhubung ke orang tua, dan anak sejak didni diajarkan untuk tanggap darurat dan latihan menngahadapi bencana alam, dan sebagainya. Kemandirian anak sangat dibangun pada fase ini.
Lebih jelas dan lengkapnya dapat dibaca
buku ini. Dengan demikian kita dapat melihat betapa komprehensif system pendidikan di Jepang ini. Maka di masa
sekarang kita dapat melihat kulaitas pendidikan yang terbangun di Jepang. Mampu
bertahan di era globalisasi dan tak meninggalkan identitas diri sebagai sebuah Negara
bernama Jepang
Aku rasa ia anak yang terluka dan butuh untuk disembuhkan, luka masa kecilnya. Luka yang timbul dari sosok yang paling ia kasihi sekaligus ia benci. Sosok malaikat dengan kasih sayangnya yang menghangatkan dan sewaktu-waktu dapat berubah menakutkan hingga ia sangat merindukan kehangatan malaikat yang pernah ia rasakan sesaat lalu.
Ia begitu ketakutan ketika sosok malaikat itu berubah, amarah menguasai hingga muncul sumpah serapah seperti anak tidak berguna, meyusahkan saja, mati saja, anak setan, dan seturusnyya sumpah serapah yang menyakiti batin seorang anak. Walau hanya ucapan yang muncul tanpa satu aksi kekerasan fisik yang ada. Namun ucapan itu begitu menujam ke dalam hati sanubarinya, hingga Ia merasa sulit bernapas dan hidup. Ungkapan bunuh saja aku, lebih baik aku mati saja, dan sejenisnya itu pernah Ia utarakan.
Ajaibnya, masih ada setitik kehangatan yang Ia rasakan dan ungkapan itu hanya sebuah besitan saja tanpa harus terjadi. Ia tersadar akan cinta yang masih ia rasakan dan berusaha memahami dan memakluminya. Ia berjuang keras agar sang malaikat tak mengeluarkan amarahnya dengan menjadi anak yang baik dan patuh. Ia rela menjadi buruh dan mengorbankan hidupnya, serta menghindari segala macam bentuk komunikasi, karena ia khawatir melukai sang malaikat melalui ucapannya yang dikeluarkan. Ketika Ia mendengarkan sumpah serapah itu lagi, ia akan berusaha meredam amarah dirinya sendirinya.
Saudaraku, terlau banyak pelajari hidup yang kau berikan. Walau aku sendiri tak suka dengan sikapmu itu dan aku rasa itu salah, kan ku hormati keputusanmu. Cintamu mengajarkan untuk selalu memahami dan mengerti, rasakan sedalam-dalamnya cinta walau setitik, dan hapuskanlah semua kepahitan yang memenuhi rangga dada.
Aku rasa itu bukan setitik cinta yang kau alami, saudaraku...itu adalah kumpulan titi-titik cinta yang lebih banyak dibandingkan kepahitan yang memenuhi rongga dadamu
Aku rasa itu bukan setitik cinta yang kau alami, saudaraku...itu adalah kumpulan titi-titik cinta yang lebih banyak dibandingkan kepahitan yang memenuhi rongga dadamu
Kata-katanya
kuabaikan
Perhatiannya ku
campahkan
Hanya karena aku
marah, kesal, dan ingin sendiri
Ego dan sombongku
berulah:
Aku bisa melakukan sendiri,
tanpa bantuan
Aku sibuk, tak butuh
perhatian
Aku tahu semua, tak
butuh nasihat
Aku bosan, ingin
sendiri
Setelah beberapa saat
Aku menyadari
perbuatan salahku
Nurani mendesakku:
Perbuatan itu mereka
lakukan karena menyayangiku
Mereka demikian karena
usianya
Cinta mereka seolah
mencampuri
Ah...aku anak durhaka
Berulang kali aku
sadar
Berulangkali aku
berjanji untuk menjadi baik
Berulang kali
pula aku melakukan perbuatan buruk itu
duh Allah...
Bimbing hamba dalam
berbakti dan tetap istiqomah
Aku bertobat dan
berjanji setiap hari meminta maaf
Hingga setelah sholat
aku kan selalu mencium telapak tangan mereka
Walau ragaku jauh,
kan ku telepon
Aku kan berusaha
Karena ku tahu
perbuatanku selalu ada cela buruknya
Jaga hati ini untuk
tegar dan berbaik sangka
Bagi teman-teman yang kurang menyukai buku tebal dan butuh waktu lama
untuk membaca. buku twitografi setebal 320 halaman menjadi pilihan teman-teman
untuk bisa menikmati buku dengan cara yang sangat santai namun dengan pembahasan
yang sangat tepat. Kita akan dibawa seolah tidak sedang membaca buku. Dengan judulnya
twitografi, maka ini adalah kumpulan twit yang membahas seputar kondisi social kita,
muslim dengan penuh hikmah. Adapun isinya berupa twit antara lain tentang:
Jilbab, busana muslimah, keimanan, cita, pacara, dan pernikahan,
tentang parenting, kepenulisan, motivasi, kepedulian soosial, jilbab traverel,
olahraga dan diet, degan tambahan mengenai profil penulis.
Ku baca koran dan ku
dapati tentang hari ayah yang jatuh pada 12 November
Yang paling berkesan
bagiku ialah
Diusia dewasaku, ia
masih berkenan mengantarkanku ke tempat yag dituju
Foto lama saat
menunggang kuda mainan
Ku akui kadang kita
tak sepaham
Bicaramu kurasa
menyakitkan dan membuatku bersedih dan marah karena semata egoku
Bukan salah mu,
karena kau berperan sebagai Ayah
Ini karena
kesombongan usia mudaku
Setulus hati
Aku menyayangimu,
Ayah
Monday, 6 October 2014
a moment to remember,
game edukasi/mentoring
0
comments
MISSION X SPESIAL EDISI ROHIS SMA N 11 PALEMBANG
Kegiatan Outdor yang dilaksanakan tanggal 28 Agustus 2014 dihadiri oleh peserta
akhwat: 22 orang (komposisi kelas X,XI)
ikhwan: 7orang (komposisi kelas X,XI,XII)
Dengan komposisi di atas maka dibentuk 2 kelompok akhwat dan 1 kelompok ikhwan. Kegiatan ini dilaksananak di Bukit Siguntang Palembang dari pukul: 08.00-12.00 WIB
Kelompok akhwat I bernama Siguntang
Kelompok akhwat II bernama : semut
Kelompok ikhwan bernama jangkrik
Aturan main:
Setiap kelompok mengikuti game 1, 2, dan 3 untuk memperebutkan bnayaknya bintang. Tiap-tiap game jika kelompok menjadi pemenang ke-1 mendapatkan 3 bintang, pemenang ke-2 mendapatkan 2 bintang, dan pemenang ke-2 mendapatkan 1 bintang. Setelah semua bintang terkumpul, Game besarnya ialah MISSION X, dari game 1,2,dan 3 kita bisa menentukan peran kelompok yang bermain dalam MISSION X:
Game ke-1: Jembatan manusia.
Dengan jarak yang telah ditentukan, tiap kelompok harus membentuk jembatan manusia tanpa putus (boleh dengan bantuan benda lain seperti tali, jaket, ranting dan lain-lain) untuk bisa memecahkan balon yang jaraknya jauh dan tidak cukup menangkau jika hanya mengandalkan berpegangan tangan tiap anggota kelompok.
Alat dan bahan: Balon 9 buah (ditiup), tali rapiah untuk mengikat
Hikmah: strategi, banyak jalan menuju roma, kreatifitas
Game ke-2: Lompat tali (karet)
Diawal permainan ada 2 orang anggota kelompok yang melompati tali, dan setiap putaran tali hendaknya anggota yang lain masuk dalam permainan dan ikut melompat sebanyak-banyaknya. Dalam putaran ke-15 lampat tali berakhir dan mulai dihitung berapa jumlah anggota yang ikut dalam lompat tali. semakin banyak peserta yang masuk. kelompok tersebut menjadi pemenang.
Alat dan bahan: tali atau karet yang dirangkai
Hikmah: Stamina, dan strategi, serta kepercayaan
Game ke-3: Estafet air
Anggota kelompok berbaris memanjang. Anggota paling depan memulai estafet air yang telas disiapkan panitia, sedang anggota lainnya bertuga menjalankan air atau memindahnkannya tanpa menoleh ke belakang, sedangkan anggota kelompok yang paling belakang, memindahkan air ke baskom yang di belakang tepat di bawah kaki
Alat dan bahan: Air, baskom, dan gelas plastik sebagai sarana setafet
Hikmah: Kepercayaan
MISSION X
Tiap peserta membuat label nama masing-masing dan menempelkannya di punggungnya.
5 menit pertama BLACK TEAM menyembunyikan amplop yang akan dicari TEAM TIKUS
menit ke-6 TEAM TIKUS mencari amplop yang disembunyikan
menit ke-11 TEAM KUCING memburu TIKUS
menit ke-15 BLACK TEAM memburu KUCING
menetukan pemenang kita lihat siapa yang banyak bertahan dari rantai perburuan hingga menit ke-20 dalam permainan.
jika TIKUS mendapatkan semua amplop ia jadi pemenang 1, KUCING pemenang 2, BLACK TEAM pemenang 3.
jika KUCING berhasil mendapatkan semua TIKUS ia menjadi pemenang 1, BLACK TEAM pemenang 2, TIKUS pemenang 3
jika BLACK TEAM berhasil mendapatkan semua KUCING ia menjadi pemenang 1, TIKUS pemenang 2, KUCING pemenang 3
akhwat: 22 orang (komposisi kelas X,XI)
ikhwan: 7orang (komposisi kelas X,XI,XII)
Dengan komposisi di atas maka dibentuk 2 kelompok akhwat dan 1 kelompok ikhwan. Kegiatan ini dilaksananak di Bukit Siguntang Palembang dari pukul: 08.00-12.00 WIB
Kelompok akhwat I bernama Siguntang
Kelompok akhwat II bernama : semut
Kelompok ikhwan bernama jangkrik
Aturan main:
Setiap kelompok mengikuti game 1, 2, dan 3 untuk memperebutkan bnayaknya bintang. Tiap-tiap game jika kelompok menjadi pemenang ke-1 mendapatkan 3 bintang, pemenang ke-2 mendapatkan 2 bintang, dan pemenang ke-2 mendapatkan 1 bintang. Setelah semua bintang terkumpul, Game besarnya ialah MISSION X, dari game 1,2,dan 3 kita bisa menentukan peran kelompok yang bermain dalam MISSION X:
- Pemenang yang mendapatkan bintang terbanyak PERTAMA berperan sebagai KUCING bertugas mengejar TIKUS dan mencabut papan namanya
- Pemenang yang mendapatkan bintang terbanyak KEDUA berperan sebagai TIKUS mencari 10 amplop berisi dan berlambangkan ROHIS serta menghidari KUCING dan meninggalkan 5 amplop ROHIS yang berisi ZONK
- Pemenang yang mendapatkan bintang PALING SEDIKIT berperan sebagai BLACK TEAM bertugas menyembunyikan 10 Amplop isi dan 5 ampolp ZONK ditempat tersembunyi dan tetap bisa dijangkau dalam waktu 5 menit. 5 menit terakhir habisnya permainan bertuga mengejar KUCING dengan mengambil papan namanya.
Game ke-1: Jembatan manusia.
Dengan jarak yang telah ditentukan, tiap kelompok harus membentuk jembatan manusia tanpa putus (boleh dengan bantuan benda lain seperti tali, jaket, ranting dan lain-lain) untuk bisa memecahkan balon yang jaraknya jauh dan tidak cukup menangkau jika hanya mengandalkan berpegangan tangan tiap anggota kelompok.
Alat dan bahan: Balon 9 buah (ditiup), tali rapiah untuk mengikat
Hikmah: strategi, banyak jalan menuju roma, kreatifitas
Game ke-2: Lompat tali (karet)
Diawal permainan ada 2 orang anggota kelompok yang melompati tali, dan setiap putaran tali hendaknya anggota yang lain masuk dalam permainan dan ikut melompat sebanyak-banyaknya. Dalam putaran ke-15 lampat tali berakhir dan mulai dihitung berapa jumlah anggota yang ikut dalam lompat tali. semakin banyak peserta yang masuk. kelompok tersebut menjadi pemenang.
Alat dan bahan: tali atau karet yang dirangkai
Hikmah: Stamina, dan strategi, serta kepercayaan
Game ke-3: Estafet air
Anggota kelompok berbaris memanjang. Anggota paling depan memulai estafet air yang telas disiapkan panitia, sedang anggota lainnya bertuga menjalankan air atau memindahnkannya tanpa menoleh ke belakang, sedangkan anggota kelompok yang paling belakang, memindahkan air ke baskom yang di belakang tepat di bawah kaki
Alat dan bahan: Air, baskom, dan gelas plastik sebagai sarana setafet
Hikmah: Kepercayaan
MISSION X
Tiap peserta membuat label nama masing-masing dan menempelkannya di punggungnya.
5 menit pertama BLACK TEAM menyembunyikan amplop yang akan dicari TEAM TIKUS
menit ke-6 TEAM TIKUS mencari amplop yang disembunyikan
menit ke-11 TEAM KUCING memburu TIKUS
menit ke-15 BLACK TEAM memburu KUCING
menetukan pemenang kita lihat siapa yang banyak bertahan dari rantai perburuan hingga menit ke-20 dalam permainan.
jika TIKUS mendapatkan semua amplop ia jadi pemenang 1, KUCING pemenang 2, BLACK TEAM pemenang 3.
jika KUCING berhasil mendapatkan semua TIKUS ia menjadi pemenang 1, BLACK TEAM pemenang 2, TIKUS pemenang 3
jika BLACK TEAM berhasil mendapatkan semua KUCING ia menjadi pemenang 1, TIKUS pemenang 2, KUCING pemenang 3
Subscribe to:
Posts (Atom)






- Follow ME on Twitter!
- "Join ME on Facebook!
- RSS
Contact