Monday, 5 August 2013 0 comments

Tips Menjaga Istiqomah Ba'da Ramadhan

"Sungguh merugi seseorang yang mendapati bulan Ramadhan, lalu ia keluar darinya sebelum ia diampuni (dosa-dosanya)." 
(HR.Tirmidzi dari Abu Hurairah )
Ramadhan 1434 H segera berlalu. Sedih ya... khawatir dengan semangat membara dalam ibadah akan luntur seiring dengan berlalunya Ramadhan. Tinggal menghitung hari untuk Idul Fitri.

"Balasan dari perbuatan kebaikan adalah dia mengamalkan kebaikan berikutnya". Maka barangsiapa yang mengamalkan satu kebaikan lalu dia menyertainya dengan kebaikan berikutnya, itu merupakan tanda diterimanya amalan kebaikan yang sebelumnya, sebagaimana pula orang yang melakukan sebuah kebaikan lalu menyertainya dengan keburukan, itu merupakan tanda ditolaknya amalan kebaikannya dan tidak diterima."

Jika Ramadhan kita sanggup tilawah khatam dalam 1 bulan, tarawih tiap hari, sanggup sahur pada dini hari dan berpuasa menahan segala hawa nafsu (termasuk menahan nafsu amarah, nafsu belanja, nafsu ngegosip, dll). Bagaimana kita menghadapi 11 bulan kedepan??
Tanda-tanda kesuksesan Ramadhan adalah jika Ramadhan tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Tanda kesuksesan Ramadhan tahun ini ialah dengan melihat bagaimana kita menjalankan ibadah selama 11 bulan kedepan.


Amalan- amalan yang dilakukan seorang hamba dalam mendekatkan diri kepada Rabb-nya di bulan Ramadhan, tidaklah terputus meskipun bulan Ramadhan telah usai. Maka selama seorang hamba masih hidup, maka amalan saleh tetap ada. Kebanyakan manusia merasa senang tatkala berlalunya bulan Ramadhan, disebabkan karena ia merasa berat dengan berpuasa, merasa bosan dan terasa terlalu lama. Orang yang demikian keadaannya, tidak akan kembali berpuasa setelah Ramadhan dalam waktu cepat. Maka orang yang kembali berpuasa setelah Ramadhan berlalu menunjukkan rasa senangnya dia berpuasa, dan dia tidak merasa bosan, berat dan tidak merasa terpaksa. Ada seseorang berkata kepada Bisyr: ada satu kaum yang mereka melakukan ibadah dan bersungguh- sungguh di bulan Ramadhan. Maka Beliau menjawab: seburuk- buruk kaum adalah mereka yang tidak mengenal hak Allah -Azza Wajalla- kecuali di bulan Ramadhan. Seorang yang saleh adalah yang beribadah dan bersungguh- sungguh sepanjang tahun.
(ringkasan dari kitab Lathaif al-ma'arif,Ibnu Rajab Al-Hambali: 393- 400)

Istiqomah merupakan ketaatan dan ikhlas dalam beramal dan beribadah kepada Allah. Istiqomah dapat pula dikatakan sebagai konsisten dalam beribadah. Tentu  sebagai manusia, kita memiliki kelemahan dan lalai dalam melaksanakannya (beribadah kepada Allah). Maka kita dituntut tetap pada jalan yang lurus menuju Allah dan memohon ampun kepada-Nya. (QS.Al Fushilat:6)


Abu Yazid rahimahullah berkata : "Saya awalnya membawa jiwaku untuk beribadah kepada Allah dalam keadaan menangis (lelah), namun saya terus menerus memaksanya sehingga iapun menghadapNya dalam keadaan tertawa (bahagia)." (ThariquL Hijratain 1/474H)

Berikut tips menjaga istiqomah ba'da (setelah) Ramadhan:
  1. Puasa sunnah setelah Ramadhan. Ada berbagai pilihan puasa sunnah setelah Ramadhan diantaranya Syawal, Ayyaumul Bidh, Senin-Kamis, dll.
  2. Melaksanakan qiyamul lail (sholat malam) minimal shalat Tahajud satu pekan sekali
  3. Tilawah Al-Qur'an tiap hari dan mentadaburinya
  4. Bersedekah tiap mendapatkan rezeki
  5. Berdzikir setiap saat
  6. Mendatangi majelis orang-orang saleh.    
  7. Berusaha meningkatkan ketaqwaan dan menjaga amalan seperti yang dilakukan di bulan Ramadhan
Agar tetap istiqomah, dalam beribadah kita tak sekadar mengerjakan ibadah wajib saja, tentunya kita berusahan dengan menambah ibadah sunnah lainnya seperti tuntunan Rasulullah saw.
Rasulullah bersabda: "Dan tidaklah hambaKu terus-terusan mendekatkan diri kepadaKu dengan ibadah-ibadah sunat sehingga Aku mencintainya"
(HR Bukhari dan Muslim)
Wallahu'alam
Sumber dari materi i'tikaf for muslimah pada 26 Ramadhan 1434H disampaikan oleh ust.Mugiono, dengan sedikit gubahan
Alhamdulillah bisa ikutan Award Artikel Ramadhan 1434H pada komik musllimah =)
0 comments

Kusebut Mereka Akhwat



Mereka adalah muslimah yang berusaha menjalankan syariat, selalu dalam keadaan belajar bertakwa kepada Allah.
Hampir didalam tasnya terdapat al-Quran yang dibawa dalam aktifitasnya dan selalu ada waktu untuk berdzikir
Mereka menyukai dan tentram bila berkumpul di dalam Masjid dan Musholah.
Tak jarang terlihat sibuk dan aktif bergerak, tiap sudut mereka kunjungi dalam melaksanakan kegiatan dan bersilaturahim.
Sangat memilih bila dalam berwudhu, karena mereka tak ingin aurat yang selama ini dijaga tersingkap bila wudhu di tempat yang tak aman bagi auratnya atau bercampur dengan kaum adam.
Menyukai majelis ilmu dan berdiskusi, namun sangat menghindari bergosip makanya mereka cenderung menjauhi dalam pergaulan tersebut.
Mereka akan sangat komplain jika suatu kegiatan sudah melebihi pukul 21.00 WIB padahal bisa dilanjutkan di waktu lain
Mereka mengurangi kadar bercanda dalam pergaulannnya, menyukai perkataan yang baik dan penuh hikmah walau dalam bercanda sekalipun.
Yang menentramkan bagi mereka ialah jika berinteraksi dengan kaum adam tetap dalam batas kebaikan, menghindari segala celah fitnah yang datang.
Saturday, 3 August 2013 0 comments

Peristiwa Penting di Bulan Ramadhan #1

        Inilah beberapa daftar peristiwa penting di bulan Ramadhan #1, yaitu yang terjadi pada masa Rasulullah hidup berserta masa sahabat dan tabi'i.
  1. Peristiwa Perang Badar yang terjadi pada tanggal 17 Ramadhan tahun 2 Hijriyah. Perang Badar adalah peritiwa yang paling terkenal dan sangat banyak terdapat hikmah dan pelajaran disebut juga sebagai “Yaumul Furqan” (hari pemisah antara yang hak dan batil). Allah turunkan bala bantuan dengan diturunkannya pasukan langit yaitu para malaikat.
  2. Peristiwa Fathu Makkah atau pembebasan kota Makkah. Kejadian ini berlangsung persis di bulan Ramadhan tanggal 10 tahun 8 Hijriyah. Sejarah pembebasan kota Makkah menjadi tonggak kemenangan gemilang umat Islam khususnya bagi Kaum Muhajirin yang terusir oleh kaum Kafir Quraish dari tanah air mereka sendiri.
  3. Kaum Tsaqif menyatakan keislamannya di hadapan Rasululah SAW. Setelah mengumumkan keislamannya, mereka menghancurkan patung yang dulu mereka sembah bernama Al-Lata. Peristiwa terjadi pada bulan Ramadhan tahun 9 Hijriyah.
  4. Kemenangan umat Islam dalam Perang Tabuk. Perang ini menjadi perang terakhir yang diikuti langsung oleh Nabi. Perang ini berkecamuk dan berakhir dimenangi oleh umat Islam pada tanggal 8 Ramadhan tahun 9 Hijriyah.
  5. Tentara Islam di bawah pimpinan Thariq bin Ziyad berhasil menyeberangi selat Giblatar atau Jabal Thariq untuk masuk ke Andalusia (Spanyol) dan kemudian berhasil menguasainya. Kejadian dramatis ini terjadi pada tanggal 28 Ramadhan tahun 92 Hijriyah.
  6. Pada hari Jumat 25 Ramadhan tahun Ke-479 Hijriyah, masuknya Islam di benua biru dalam Perang “Zulaaqoh” di Andalus (sekarang Portugal dan Spanyol) dipimpin oleh panglima Perang Yusuf bin Yasyfin melawan tentara Perancis dibawah kepimpinan Alfonso 6.
  7. Perang Hattin adalah kontak senjata yang terjadi antara umat Islam yang dipimpin oleh Shalahuddin al-Ayyubi melawan kerajaan salib di Jerusalem (Perang Salib III).  Pada Ramadhan tahun Ke-584 Hijriyah Salahuddin Al-Ayyubi dapat mengalahkan kaum Salib dan membebaskan semula sebahagian besar negeri yang pernah dikuasai oleh pihak kaum Salib (Kristian) dan dan juga merupakan gerbang pembuka penaklukkan Jerusalem dan kembalinya Palestina ke tangan umat Islam.
  8. Pada tanggal 15 Ramadhan tahun 658 Hijriyah, kerajaan Mamalik berhasil mengalahkan tentara Mongol di bawah pimpinan Hulagu Khan, cucu Genghis Khan. Perang ini terjadi di Ain Jalut, Palestina Utara. Inilah kekalahan pertama pasukan Mongol dalam penaklukkan-penaklukkan mereka.
          Wallahu'alam
       Tulisan tersebut di dapat dari berbagai sumber, selanjutnya Insya Allah segera mendaftar peristiwa penting di bulan ramadhan #2, yaitu pada tahun 1434H
 
0 comments

Agar Ta’aruf Cinta Berbuah Pahala (Pintu Menyemai Cinta Menuju Maghlihai Rumah Tangga)-Ari Pusparini-2012


         
                   Memberikan pengertian kepada kita secara ringkas dan praktis mengenai ta’aruf sesuai tuntunan syariat, bukan berdasarkan pengertian yang lain yang menamakan atas pacaran sebagai salah satu bentuk ta’aruf. Diiringi dengan cerita mereka yang telah mengalami ta’aruf hingga ada yang telah menikah.
            Berikut ringkasan isi yang dapat dikemukakan yaitu dengan mengetahui apa itu ta’aruf lalu memberikan barometer apakah kita pribadi telah siap dengan ta’aruf, bagaimana memulai dan menjalakan ta’aruf. Ta’aruf itu bukan hanya dua orang pribadi namun juga melibatkan orang tua oleh karenanya diperlukan pengkondisian orang tua, bila orang tua telah setuju mohonlah doanya lalu bicarakan keinginan orang tua selanjutnya lakukan persiapan pernikahan dan jemputlah impian. 

            Pada bagian selanjutnya kita akan dibimbing bagaimana membuat biodata yang baik dan benar yaitu dengan membuat berdasarkan pemahaman dengan disertai kejujuran. Setelah biodata ditulis dan saat mendapatkan biodata maka pelajari dengan serius tak sekedar kenali penampilan lalu ambilah keputusan awal apakah setelah membaca 'proposal' untuk lanjut ke proses berikutnya atau tidak. Jika keputusan awal memberikan kesempatan untuk proses selanjutnya yaitu tatap muka, persipakan diri untuk menghormati setiap keputusan dengan ber-husnuzon serta menjaga kerahasiaan antar pihak.
            Tentu dalam melangkah terbesit keraguan seperti kekurangan diri dan calon atau orang tua serta adat istiadat. Buku ini mencoba memberikan kekuatan banyak berdoa dan terus gali informasi yang kita ragukan tsb, yakin dengan campur tangan Allah dan tepislah dengan keyakinan. Dan saatnya Bismillah, melangkah! menjaga kemuliaan tujuan hingga tiba saatnya menjadi muhrim bagi satu dan lain pihak tentunya banyak godaan, lalu mengupayakan pernikahan yang barokah sesuai dengan tuntunan syariat dengan mempersiapkan orangtua dengan mengetahui adat tiap pihak dan berta’aruf jarak jauh bila tidak memungkinkan. Serta mempersiapkan resepsi yang Islami dan mandiri, artinya calon berperan aktif merancang dan mempersiapkan resepsinya, agar kemudian calon pengantin mudah dalam merancang pernikahan Islami yang didambakan.
            Pada bagian terkhir kita akan disuguhkan tulisan dalam proses ta’aruf tentu kadangkala adanya penolakan serta berani berkata 'tidak' bila tentunya ada hal-hal yang tidak berkenan, dan semoga Allah memberikan yang terbaik, sehingga tak perlu terburu-buru dalam ta’aruf. Bila kita pada posisi yang ditolak jangan merasa sendiri, dahulukan husnuzon, pada pihak ybs kita tetap bersaudara. Ikhlas bila gagal, maka bersabar dan bersyukur untuk dijadikan pelajaran, lalu kita kembalikan semuannya kepada Allah.
Wallahu'alam

ditolak bukan berarti tidak laku atau tidak baik
hanya saja saat itu bukan waktunya bagimu
Allah telah menetapkan dan mempersiapkan jodoh itu
bersabarlah duhai dinda
Thursday, 1 August 2013 0 comments

Laporan Kegiatan IMSS FSLDKN 2012 di ITB


Puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang  senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua sehingga kita pada saat ini masih bisa menghirup udara yang telah di gratiskan oleh Allah SWT sejak kita hidup dunia. Shalawat serta salam marilah kita tak henti untuk selalu sanjungkan kepada nabi agung Muhammad SAW, beserta keluarga, para sahabat dan pengikutnya yang setia hingga akhir zaman. Semoga kita semua mendapat safaat dari Beliau di yaumuil akhir kelak. Amin
            Berikut ini merupakan laporan kegiatan kafilah (rombongan) BO Ramah Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya yang tergabung dalam FSLDK sumbagsel yang mengikuti dalam FSLDKN 2012 di ITB tersebut. Kegiatannya sebenarnya di mulai dari Tanggal 15 Juli 2012 tepatnya hari minggu dengan jadwal kegiatan pada hari itu yang pertama Opening Ceremony yang seharusnya di hadiri oleh Menteri Agama RI, tapi pak menteri berhalangan hadir. sehingga acara IMSS tersebut di buka oleh Rektor ITB Prof.Akhmaloka,Ph.D.
            Setelah pembukaan maka acara dilanjutkan dengan seminar Kepemimpinan yang Narasumbernya merupakan pihak Pemerintah dalam hal ini diwakili oleh Menteri BUMN Pak Dahlan Iskan. Dan satu orang tokoh dari LSM. Dalam seminar tersebut narasumber membahas masalah-masalah yang menjadi faktor kemunduran bangsa. Salah satunya adalah faktor dari Remaja, dalam hal ini mahasiswa. Maka dari itu narasumber memberikan motivasi agar mahasiswa senantiasa untuk berfikir kritis dan peduli terhadap berbagai permasalahan bangsa, sehingga mahasiswa dapat mencari solusi bersama untuk permasalahan tersebut.
            Di hari kedua, tepatnya pada senin, 16 Juli 2012 semua kegiatan di mulai pukul 07.00-17.00 WIB dengan agenda Islamic Fair  dan sekolah LDK, dua agenda tersebut diselenggarakan dalam satu waktu yang bersamaan. Tiap individu dari delegasi BO Ramah mengikuti sekolah LDK dengan sub kelas antara lain: Kaderisasi, Bergaining Position, Syiar Media, dan  . Kegiatan sekolah LDK hanya berlangsung sampai Dhuzuhur. Selebihnya kami mengikuti Islamic Fair yang terdiri dari Talk Show, bedah buku.
            Di hari ketiga, tepatnya selasa 17 Juli 2012 agenda kegiatanya sama saja dengan hari sebelumnya yaitu lanjutan sekolah LDK dan Islamic Fair dengan pembicara yang berbeda. Rombongan FSLDK Sumbagsel menginap di Wisma Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
            Dan hari terakhir, tepatnya Rabu 18 Juli 2012 dengan agenda Seminar karya IYMC “Indonesian youth Muslim Creation”,  Internasional conference, dan puncak penutupan kegiatan adalah aksi Long March dari ITB menuju monument perjuangan Bandung. Saya mengikuti seminar IYMC dan pada saat itu di umumkan tiga katagori pemenang IYMC 2012 dari segi Teknologi, Kreatifitas, dan penemuan baru. Seminar IYMC berakhir sampai pukul 12.00 wib. Kemudian Ba’da shalat Dhuzuhur dilanjutkan Long March. Aksi Long March ini berakhir dengan penutupan di Monument perjuangan Bandung yang ditutup oleh H. Ahmad Heryawan,Lc., Gubernur Jawa Barat.
 
;